Articles by "Ayam Serama"
Tampilkan postingan dengan label Ayam Serama. Tampilkan semua postingan
-->
Kebanyakan untuk peternak ayam Bangkok penentuan anak ayam yang menetes jenis kelaminnya apa adalah hal yang sangat penting.



Kebanyakan peternak mengingnkan jenis kelamin jantan , tapi pada kenyataannya tidaklah demikian . terus bagaimana cara solusi untuk mengatasi hal tersebut/
Ada cara mudah dan sederhana untuk mendapatkan solusi tersebut

ikuti langkah langkah dalam video yang kami buat di bawah ini









Suasana yang meriah dan aman tertip seportif yang memungkinkan arena aduan ayam untuk dapat mendatangkan penonton baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri yang akan menguntungkan bagi negara dan pihak yang terkait, baik lembaga masyarakat yang ber kecimpung langsung dengan budidaya ayam bangkok atau arena aduan ayam ataupun yang secara tidak langsung

Suasana seperti ini dapatkah diwujudkan di Indonesia ?

Arena adu ayam bangkok





Arena Adu ayam yang elite dan representatif

Penonton yang merasa aman karena  legal

Suasana arena yang  tertib

Penonton yang hiruk pikuk

Ada wasit yang Memimpin pertandingan

ADA WASIT

History






The Malaysian Serama origins and history are unclear. There are legends of it being descent from a chance cross between a pigeon and chicken. Other stories of the birds derived from a gift of some small chickens by the King of Thailand to a local sultan in ancient times. It was almost certainly developed in Kelantan Province in Malaysia (near Thai border). Small chickens have always been popular pets in this area and are often referred to as "ayam katik" (pygmy chickens) and "ayam cantik" (pretty chickens).
The modern breed is attributed to the efforts of Wee Yean Een from Kelantan, who named the breed "Serama" after Raja Sri Rama, a character in the Wayang Kulit (or shadow puppet plays). The breed was first exhibited in 1990. The breed was hit hard by the Asian bird flu epidemic in 2004 when many birds were culled amid government concerns.
There are no written standards for the breed in Malaysia. Many breeders have a style or type that they breed to, but often breeders keep several "styles". These styles are often names given by breeders to describe a blood line of a champion (e.g. Husin, Mat Awang), but may also be more general shape, characteristics or behaviour (e.g. slim, ball, apple, and dragon). Hence there is quite a lot of diversity in Malaysia. All the different styles compete against each other in open table top competitions (often described as "beauty contests") and scored by several judges.

Sumber

Deskripsi di atas dari artikel Wikipedia Ayam Serama , berlisensi CC-BY-SA , daftar lengkap kontributor di sini . Halaman Komunitas tidak tergabung dengan, atau didukung oleh, siapa pun yang terkait dengan topik tersebut.


Yang Berhubungan dengan bacaan ini silahkan baca juga:

Obat Herbal untuk mengobati dan mencegah ND / Tetelo penyakit yang menghabiskan banyak ayam bangkok

Cara Terbaik Breeding Pemeliharaan Anak Ayam